Pertimbangan Negosiasi dan Harga dengan Klien

Dari beberapa email yang masuk ke mailbox saya, ada yang menanyakan cara-cara bernegosiasi dengan klien. Pertanyaan yang memang cukup sulit untuk dijawab mengingat tidak semua kondisi klien itu akan sama, jadi beda klien bisa jadi beda strategi dalam mematok tarif. Bagi para desainer Web yang telah bekerja pada sebuah perusahaan tentu tidak usang bingung memikirkan hal ini, namun bagi para desainer yang harus mencari sendiri proyeknya maka hal ini mungkin bisa bermanfaat.

Bonafiditas Perusahaan
Pertimbangan utama dalam menentukan harga bisa dilihat dari potensi perusahaan yang kita tawarkan. Apakah ia adalah perusahaan besar, skala menengah, atau kecil. Harga yang Anda tawarkan dalam proposal dapat disesuaikan dengan perusahaan tersebut. Bonafiditas sebuah perusahaan dapat dilihat dari nama perusahaan, jumlah karyawan, ataupun megah atau tidaknya kantor yang ditempatinya.

Urgensitas
Biasanya, bila seseorang membutuhkan sesuatu dalam keadaan mendesak, ia akan rela mengeluarkan “uang lebih” agar kebutuhannya terpenuhi. Hal ini dapat dijadikan ukuran kita dalam mematok harga agak tinggi dari standar. Karena urgensitas yang diminta klien membuat kita bekerja lembur untuk dapat menyelesaikan proyek sesingkat mungkin.

Kompetitor
Banyaknya kompetitor yang ada, tentunya turut menentukan harga. Makin banyak kompetitor biasanya harga yang ditawarkan dalam sebuah tender proyek akan semakin rendah. Bersainglah dengan sehat. Namun, bila Anda harus menawar dengan harga terendah, pertimbangkan juga biaya yang akan dikeluarkan dalam pembuatannya, jangan sampai besar pasak dari pada tiang.

Jenis Institusi
Institusi pendidikan, yayasan sosial, pemerintah, pribadi, atau swasta. Adalah hal lain yang juga dapat menjadi pertimbangan Anda. Masing-masing tentunya memiliki keinginan tersendiri yang membuat harga akan tinggi atau lebih rendah.

Sebenarnya masih terdapat pertimbangan-pertimbangan lain dalam menentukan harga yang bagi klien, namun hal-hal diatas adalah hal yang sering kita jumpai dalam menawarkan jasa Anda kepada sebuah institusi atau perusahaan. Semakin tinggi harga yang Anda dapatkan, maka semakin besar tanggungjawab moral Anda untuk dapat memberikan kualitas kerja dan kepuasan bagi klien. (Pupung Budi Purnama)

Terima Kasih:
Untuk Bapak Dimas - Marketing Manager Malaka9

One Response to “Pertimbangan Negosiasi dan Harga dengan Klien”

  1. herman a.l Says:

    sy pernah mendapat proposal pembuatan web site kabupaten/kota
    proposal tersebut telah saya ajukan ke pemda dan sedang dipelajari
    ada interest dari pemda dan tahun telah di anggarrkan dana untuk pembangunan web kabupaten.
    bisakah kami mendapatkan perincian dana (rap) untuk dilampirkan bersama proposal yang sudah ada pada saya.pemda lagi butuh .kami sedang meloby utk untuk dealnya

Leave a Reply